Pendahuluan

. Sabtu, 24 April 2010
  • Agregar a Technorati
  • Agregar a Del.icio.us
  • Agregar a DiggIt!
  • Agregar a Yahoo!
  • Agregar a Google
  • Agregar a Meneame
  • Agregar a Furl
  • Agregar a Reddit
  • Agregar a Magnolia
  • Agregar a Blinklist
  • Agregar a Blogmarks

Pendapatan operator dari setiap pelanggan (ARPU=Average Revenue per User) berdasarkan data yang di publikasikan sekitar Rp.52.000.- s/d Rp. 128.000.- (bervariasi untuk tiap operator). Jika rata-rata ARPU adalah sebesar Rp. 100.000.- maka uang yang beredar dalam penjualan pulsa Prabayar per bulan sebesar = 55 juta pelanggan x Rp. 100.000.- = Rp 5,5 Triliyun. Dari jumlah tersebut metode pengisian pulsa Elektrik semakin meningkat dibandingkan dengan sistem pengisian voucher fisik. Hal ini karena voucher elektrik memiliki banyak keunggulan dibandingkan voucher elektrik di antaranya : lebih praktis. bebas dari pemalsuan kartu dan tidak adanya batas kedaluwarsa / expiry date. Dan sebagaimana terbukti, pengisian pulsa secara elektronik dinilai sebagai sebuah solusi efektif dan efisien untuk memotong diaya distribusi berantai dan biaya produksi tinggi...

Jika diperhatikan dari data diatas tentunya pasar pulsa isi ulang ini memiliki peluang yang sangat-sangat luar biasa. Di samping itu bisnis ini memiliki tingkat repeat order (tingkat pembelian kembali) dengan jangka waktu yang masih sangat lama (tidak segera decline). Hampir setiap 100 meter di jalan terdapat counter pengisian pulsa, bahkan kalau kita perhatikan dimana-mana sekarang anda dapat menjumpai begitu banyak orang

berjualan pulsa

..

0 komentar: